Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada mengungkapkan, aksi beli pelaku pasar terus berlanjut meski pertumbuhan ekonomi hingga akhir September hanya 5,06 persen atau di bawah target.
"Diharapkan pergerakan bursa saham Asia dapat lebih positif dan reaksi dari pelaku pasar masih bertahan positif untuk mendukung tren kenaikan IHSG," terang Reza dalam risetnya, dikutip Selasa (7/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:IHSG Awali Pekan dengan Rekor Baru 6.050 |
Hanya saja, Reza tetap melihat kecenderungan sebagian pelaku pasar untuk mengambil keuntungan (profit taking) dari pasar modal, setelah IHSG kembali menembus rekor tertingginya kemarin di level 6.050.
"Tetap waspadai berbagai sentimen yang dapat menahan potensi penguatan IHSG," sambung Reza.
Senada, analis Danareksa Sekuritas Lucky Bayu Purnomo berpendapat IHSG masih bisa melanjutkan penguatannya bila dilihat secara teknikal. Bahkan, ia menargetkan laju IHSG dapat menyentuh level 6.070.
"Kinerja harian IHSG cenderung menguat untuk menguji level 6.070 setelah berada di kisaran level support-nya," ungkap Lucky dalam risetnya.
Penguatan IHSG kemarin tak dibarengi dengan pergerakan nilai tukar rupiah yang ditutup melemah. Rupiah terkoreksi 26 poin (0,19 persen) menjadi Rp13.524 per dolar AS. (gir)