Joy Wahyudi Gantikan Alexander Rusli Pimpin Indosat

Dinda Audriene Mutmainah, CNN Indonesia | Senin, 13/11/2017 19:04 WIB
Joy Wahyudi Gantikan Alexander Rusli Pimpin Indosat Kabar kemungkinan Joy menduduki jabatan sebagai direktur utama perusahaan berhembus setelah surat perpisahan Alexander beredar luas. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemegang saham PT Indosat Tbk (ISAT) disebut-sebut akan menunjuk Joy Wahyudi sebagai direktur utama perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar besok, Selasa (14/11). Ini berarti, Joy akan menggantikan Alexander Rusli.

Kabar berhembus kencang setelah surat perpisahan Alexander yang beredar luas lewat pesan singkat.

Dalam surat tersebut, Alex mengungkapkan, kehadiran Joy sebagai Direktur Utama Interim atau selama masa transisi ini bukan tanpa alasan.


Sebab, Joy sudah dipersiapkan oleh perusahaan dalam waktu tiga tahun terakhir. “Joy Wahjudi telah dipersiapkan selama tiga tahun sebagai penerus untuk menggantikan saya di posisi tersebut, untuk menjaga keberlangsungan perusahaan," tulis Alexander dalam surat, Senin (13/11).

Ketika dikonfirmasi, ia membenarkan pernyataan yang tercantum dalam surat tersebut.

"Insyallah tidak ada perubahan lagi. Memang, rencananya begitu," terang Alexander kepada CNNIndonesia.com, Senin (13/11).

Saat ini, Joy masih menjabat sebagai Direktur Utama Interim. Ia menjabat sejak 27 September 2017 lalu hingga keputusan RUPSLB. 

Alexander mengajukan surat permohonan diri kepada perusahaan untuk tidak melanjutkan jabatannya sebagai pemimpin utama Indosat. 

Karenanya, Dewan Komisaris pada 26 September 2017 telah memutuskan untuk menghentikan sementara Alexander sebagai direktur utama dan berlaku mulai 27 September 2017.

"Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan, maka Dewan Komisaris Perusahaan telah memberikan wewenang kepada Bapak Joy Wahjudi, Direktur Independen, untuk bertindak atas nama Direksi Perusahaan (Direktur Utama Interim)," ungkap Grup Head Investor Relations & Corporate Secretary, Hadi Susilo, dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), pada 26 September lalu.

Alexander juga mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan yang ia terima selama di Indosat. Namun, ia juga memohon maaf jika terdapat kesalahan dalam interaksi yang ia lakukan selama menjalani tanggung jawabnya sebagai Direktur Utama. (bir)