Dikutip dari Reuters, Kamis (16/11), harga minyak mentah Brent turun US$0,19 per barel atau sekitar 1,5 persen menjadi US$62,02 per barel. Sementara, harga minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) turun US$0,32 per barel atau sekitar 0,57 persen menjadi US$55,42 per barel.
Berdasarkan data IEA, produksi minyak mentah AS meningkat sekitar 14 persen sejak pertengahan tahun lalu menjadi 9,62 juta barel per hari (bph). IEA memperkirakan, ke depannya, angka produksi ini akan kembali meningkat lebih tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IEA memproyeksi, produksi minyak mentah Non OPEC justru akan meningkat sekitar 1,4 juta bph pada tahun depan. Bila hal ini terjadi, tentu kenaikan produksi akan menekan harga minyak.
"Prospek permintaan minyak global yang sedikit melemah untuk tahun depan ditambah dengan ekspansi yang cukup besar dalam pasokan non-OPEC telah mendorong IEA untuk mengurangi perkiraan pengenaan terhadap minyak mentah OPEC," kata Brennock dari PVM.
Sedangkan, kepastian pembatasan produksi minyak dari OPEC baru akan dipastikan pada pertemuan di Wina, Austria pada 30 November mendatang. (bir)