Lion Air Buka Rute Jakarta-Malang Pulang Pergi

Giras Pasopati, CNN Indonesia | Kamis, 30/11/2017 05:20 WIB
Lion Air Buka Rute Jakarta-Malang Pulang Pergi Maskapai berlogo kepala singa merah itu akan mengoperasikan armada tipe Boeing 737-800 NG yang dapat mengangkut 189 penumpang dengan konfigurasi kelas ekonomi. (REUTERS/Beawiharta)
Jakarta, CNN Indonesia -- Maskapai Lion Air kembali melakukan ekspansi dengan membuka rute baru dari Cengkareng melalui Bandara Internasional Soekarno–Hatta menuju Bandara Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur dan sebaliknya.

Lion Air bakal terbang setiap harinya dengan dua kali penerbangan berjadwal yang akan berangkat dari Cengkareng pada pukul 06.15 WIB dan 10.40 WIB. Sedangkan penerbangan dari Malang pada pukul 08.25 WIB dan penerbangan selanjutnya di jam 12.45 WIB.

Maskapai berlogo kepala singa merah tersebut akan mengoperasikan armada tipe Boeing 737-800 NG yang dapat mengangkut 189 penumpang dengan konfigurasi kelas ekonomi di setiap penerbangannya.



Corporate Communication Lion Air Group, Ramaditya Handoko mengatakan, dengan penerbangan dari dan menuju Kota Malang, diharapkan bisa semakin menggairahkan sektor penerbangan di Jawa Timur.

“Dengan dibukanya akses menuju Jakarta oleh Lion Air, kini masyarakat kota Malang dan sekitarnya dapat menikmati fasilitas penerbangan menuju Ibu Kota dengan pilihan empat kali jadwal penerbangan,” ujar Rama dalam keterangan resmi, Rabu (29/11).

Ia menjelaskan, sebelumnya maskapai Lion Air Group lainnya yaitu Batik Air juga telah memiliki rute tersebut 2 kali penerbangan dalam satu harinya menuju Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma.

Rama menambahkan, Lion Air Group berharap dapat semakin mempermudah akses penerbangan dalam menyediakan dan memberikan pilihan jasa transportasi udara bagi warga Malang dan sekitarnya menuju Jakarta, baik menggunakan Lion Air dengan biaya rendah yang terjangkau maupun Batik Air dengan fasilitas full services.

Hal tersebut juga diyakini dapat semakin menstimulasi pertumbuhan ekonomi Kota Malang yang kini semakin dikenal dengan kota wisata, belanja, dan kota pendidikan.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Malang mengusulkan agar Bandara Abdul Rachman Saleh dinaikkan statusnya menjadi bandara internasional.

Pengembangan bandara yang saat ini berstatus Pangkalan Militer TNI Angkatan Udara diyakini akan mampu meningkatkan sektor pariwisata Kota dan Kabupaten Malang serta Kota Batu.

Wali Kota Malang Mochamad Anton menuturkan usulan tersebut pernah disampaikannya langsung kepada Presiden Joko Widodo.

Menurut Anton, wisatawan yang datang ke kotanya terus meningkat. Sementara akses menuju Malang mayoritas masih menggunakan kereta api, bus, atau kendaraan pribadi. Sementara penerbangan di Pangkalan Militer TNI tersebut masih terbatas.


Hal itu menjadi kendala tersendiri bagi pemerintah daerah dalam mempromosikan objek wisata di kota tersebut kepada turis asing.

Dua destinasi wisata alam yang paling banyak dikunjungi adalah Gunung Bromo dan Semeru. Selain itu, di Kota Malang juga terdapat Universitas Negeri Brawijaya dan beberapa Universitas swasta besar yang membuat Malang juga dikenal sebagai kota pendidikan.

"Malang juga memiliki jumlah penduduk yang besar serta sektor bisnis yang tumbuh dengan pesat. Usai mendengar pemaparan saya, Pak Jokowi meminta ketiga kepala daerah di Malang raya berkirim surat, dan mengajukan kenaikan status bandara tersebut," kata Anton. (gir/gir)