Maskapai Penerbangan Ubah Jadwal Rute Bali

Giras Pasopati, CNN Indonesia | Senin, 27/11/2017 08:53 WIB
Maskapai Penerbangan Ubah Jadwal Rute Bali Sejumlah maskapai penerbangan terpaksa mengubah jadwal penerbangan yang memiliki rute Bali, karena aktivitas erupsi Gunung Agung yang kian mengkhawatirkan. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah maskapai penerbangan terpaksa mengubah jadwal penerbangan yang memiliki rute Bali, karena aktivitas erupsi Gunung Agung yang kian mengkhawatirkan.

Corporate Communication Lion Air Group Ramaditya Handoko mengatakan, pihaknya yang menaungi beberapa maskapai seperti Lion Air, Wings Air, dan Batik Air yang beroperasi melayani penerbangan dari dan menuju Bandara Lombok Praya terpaksa membatalkan sejumlah jadwal penerbangannya demi alasan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan para pelanggan.

Tercatat untuk maskapai Lion Air pada Minggu (26/11) membatalkan 12 nomor penerbangan yang melayani penerbangan dari dan menuju Lombok dengan destinasi Bandung, Denpasar, Yogyakarta, Jakarta, dan Surabaya.


Sedangkan untuk maskapai Wings Air terpaksa tidak mengoperasikan 4 nomor penerbangan yang melayani penerbangan dari dan menuju Lombok dengan destinasi Denpasar dan Solo. Untuk Batik Air, penerbangan dengan nomor ID 6658 rute Jakarta (CGK) menuju Lombok telah dialihkan dan mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali.


“Seluruh pelanggan Lion Air Group yang terkena dampak pembatalan penerbangan tersebut dapat melakukan refund dan me-reschedule jadwal penerbangannya dengan menghubungi pelayanan call center maupun customer service Lion Air Group yang tersedia di Bandara Internasional Lombok maupun bandara – bandara asal yang menuju Lombok,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (27/11)

Rama menambahkan akan terus berkordinasi dan berkomunikasi dengan beberapa pihak terkait seperti penyelenggara layanan meteorologi penerbangan, penyelenggara navigasi penerbangan, pengelola bandara, otoritas bandara, serta beberapa pihak lainnya.

Sementara, AirAsia menginformasikan bahwa beberapa jadwal penerbangan dari dan ke Bali terpengaruh oleh aktivitas vulkanik Gunung Agung.

Dalam keterangan resminya, AirAsia saat ini tengah dalam koordinasi dengan otoritas terkait dan terus mengkaji risiko guna menjamin keselamatan operasional kami. Sejumlah penerbangan yang terkena dampak akibat aktivitas vulkanik terpaksa berubah jadwal.

Pada penerbangan 25 November 2017, terdapat sejumlah rute yang diubah atau dibatalkan jadwalnya yaitu AK 374 (Kuala Lumpur–Denpasar) dibatalkan, AK 375 (Denpasar-Kuala Lumpur) dibatalkan, AK 379 (Denpasar-Kuala Lumpur) dijadwalkan ulang.

Kemudian, penerbangan FD 398 (Bangkok-Denpasar) dibatalkan, FD 399 (Denpasar-Bangkok) dijadwalkan ulang, dan QZ 509 (Singapura-Denpasar) kembali ke bandara keberangkatan.

Lalu penerbangan QZ 555 (Kuala Lumpur–Denpasar) dijadwalkan ulang, QZ 7534 (Jakarta-Denpasar) dijadwalkan ulang, XT 7516 (Jakarta-Denpasar) dibatalkan, XT 7517 (Denpasar-Jakarta) dibatalkan, dan XT 401 (Denpasar-Narita) dijadwalkan ulang.


Sementara untuk penerbangan pada 26 November 2017 terdapat dua pembatalan yaitu QZ 540 (Denpasar–Darwin) dan QZ 541 (Darwin–Denpasar).

Penumpang yang mengalami pembatalan penerbangan dapat memilih salah satu opsi. Opsi pertama, pengubahan jadwal penerbangan di rute yang sama dalam periode 30 hari dari jadwal keberangkatan semula tanpa dikenakan biaya tambahan.

Sementara opsi kedua, Credit Shell, yaitu deposit di AirAsia senilai harga tiket yang dapat digunakan untuk pembelian tiket AirAsia lainnya dengan masa berlaku 90 hari. (gir/gir)