"Itu murni kebijakan maskapai penerbangan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim, mengutip ANTARA, Senin (4/12).
Total sebanyak 56 jadwal penerbangan domestik dan internasional dibatalkan masing-masing maskapai penerbangan dari dan menuju Bali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arie merinci, untuk jadwal kedatangan internasional ada 10 maskapai penerbangan yang batal tiba hingga pukul 09.00 WITA. Antara lain, Jetstar, Philippine Airlines, China Southern, AirAsia Indonesia, AirAsia Malaysia, China Eastern, Emirates, Tiger, Garuda Indonesia, dan Cathay Pasific.
Rute yang dilayani dari Denpasar itu menuju Darwin, Manila, Shenzhen, Beijing, Bangkok, Kuala Lumpur, Singapura, Brunei Darussalam, Hong Kong, Kumning, Xianyang dan Shanghai.
Sedangkan untuk maskapai nasional rute domestik yang dibatalkan, yakni untuk jadwal kedatangan dari Jakarta, Bima, Lombok, Yogyakarta dan Surabaya yang dilayani di antaranya oleh Batik Air, AirAsia Indonesia, Lion Air dan Garuda Indonesia.
Bandara Ngurah Rai sempat ditutup Senin (27/11) pukul 07.00 WITA hingga dibuka kembali pada Rabu (29/11) pukul 15.00 WITA karena terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Agung yang menutupi wilayah udara bandara.
Aktivitas penerbangan di bandara setempat saat ini sudah berlangsung normal dengan total jumlah penumpang domestik dan internasional per 4 Desember 2017 mencapai 30.972 orang dan 340 pesawat.
Jumlah kedatangan penumpang khususnya untuk internasional paling banyak tercatat pada Jumat (1/12) mencapai 14.436 orang. (bir)