Chief Executive Officer (CEO) Gojek, Nadiem Makarim mengaku, bahwa beberapa tahun ke depan pihaknya pasti akan melakukan penawaran umum saham perdana ke publik.
"Saya belum bisa mengatakannya, tergantung situasi. Tapi kami pasti akan IPO. Saya belum bisa menjelaskannya. Saya berharap akan terjadi beberapa tahun lagi," ujarnya dalam acara Bloomberg The Year Ahead Asia di Ritz Carlton Mega Kuningan, Rabu (6/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Nadiem mengaku akan membantu Bank Indonesia dalam mewujudukan misinya untuk merealisasikan cashless society di tahun depan dengan menggencarkan fitur GoPay yang mereka miliki.
"Tahun 2018 akan menjadi tahun dimana GoPay menjadi salah satu uang elektronik terlisensi yang akan bisa digunakan online maupun offline," ujarnya.
Menurutnya, sistem pembayaran via GoPay ini sejalan dengan visi pemerintah yang dicanangkan melalui Bank Indonesia (BI) untuk mewujudkan cashless socitey dan juga inklusi keuangan di masyarakat.
Ia melihat bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang masih belum memiliki akses finansial. Ia berharap dengan pengembangan fitur GoPay tersebut dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan akses keuangan.
"Cara tercepat melakukan itu adalah melalui teknologi smartphone, karena hampir semua masyarakat punya smartphone." tambahnya. (dit/gir)