“Saya sedih padahal pabrik gede, alat produksi ada, tinggal meneruskan dan gedein tapi enggak ada yang mau,” kata Jokowi di Sabuga, Bandung, Senin (18/12).
Tak hanya sedih, Jokowi kaget kala putra sulungnya, Gibran Rakabuming memberitahu sekaligus meminta izin untuk membuka usaha martabak. “Ini udah tinggal terusin (usaha mebel). Saya shock saat itu, waduh jualan martabak,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia bahkan menyebut, dalam lima tahun terakhir, brand value martabak Gibran lima kali lipat lebih besar daripada usaha mebelnya saat ini.
“Ini pikiran anak muda yang kadang saya sering tidak mengerti. Karena usaha lama itu kan, fixed assets kalau pabrik gede, karyawan banyak ya bangga," terang mantan Wali Kota Solo.
Kesedihan Jokowi pun kembali terulang ketika anak bungsunya Kaesang Pangarep turut menyatakan keinginannya berusaha pisang goreng.
“Ini lebih pusing lagi. Belum martabak rampung, anak kecil saya yang terus saya bujuk lanjutin usaha, tiga bulan ini ngomong, Pak saya mau jualan pisang goreng,” ucap Jokowi.
Curahan hati Jokowi pun disambut gelak tawa para tamu undangan acara 'Entrepreneur Wanted' yang terdiri dari sejumlah entrepreneur seperti CEO Tokopedia, Amartha, Ruangguru, dan Nanik pemilik pisang goreng madu.
Kendati awalnya 'pusing', Jokowi akhirnya tetap mengizinkan Kaseang membuka usaha pisang goreng. Berkaca pada usaha Gibran saat ini, Ia yakin usaha Kaesang nantinya juga akan besar seperti saudaranya.
“Hati-hati Bu Nanik nanti bersaing dengan anak saya. Perkiraan saya, menang anak saya,” katanya. (agi)