CEO BTMU for Asia & Oceania Takayoshi Futae menyampaikan apresiasinya terhadap Presiden Joko Widodo dalam mengembangkan infrastruktur nasional. “Pembangunan infrastruktur sangat penting untuk negeri ini. Jadi, kami optimistis dengan Indonesia,” ujarnya, Rabu (27/12).
Karenanya, melalui Bank Danamon, BTMU melirik proyek-proyek infrastruktur yang menjadi konsentrasi kerja pemerintah. Adapun, rencananya, perseroan mengincar pembangunan jalan tol dan pembangkit listrik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, ia melanjutkan, manajemen BTMU tidak akan mengubah fokus bisnis existing Bank Danamon. BTMU malah berkomitmen untuk mendongkrak kinerja induk usaha Adira Finance dan Adira Insurance tersebut.
"Rekam jejak yang kuat pada bisnis perbankan ritel di Indonesia, termasuk pembiayaan kendaraan bermotor," jelas Agari.
Makanya, BTMU nantinya juga akan lebih mendorong penyaluran kredit untuk lini usaha kendaraan bermotor dari Bank Danamon.
Dalam tahap pertama, BTMU akan mengakuisisi sebanyak 19,9 persen dengan harga Rp8.323 per saham dan nilai investasi Rp15,87 triliun.
Selanjutnya, BTMU kembali mengakuisisi saham Bank Danamon sebesar 20,1 persen menjadi 40 persen. Hal ini ditargetkan rampung pada kuartal ketiga tahun depan.
Lihat juga:Adira Finance Tergiur Bisnis Digital |
"Untuk harga sahamnya, kurang lebih sama dengan tahap pertama (Rp8.323 per saham)," pungkas Agari. (bir)