"Kemarin itu sekitar 4.000 sampai posisi pukul 19.00 WIB. Saya belum pantau lagi, kami juga kaget, ini masih uji coba tapi ternyata banyak," ujar Heru Kuswanto, Direktur Utama Railink Indonesia saat meninjau pengoperasian KA Bandara di Stasiun Sudirman Baru, Jakarta, mengutip Antara, Rabu (27/12).
Meski demikian, Heru menilai, jumlah tersebut baru memenuhi 49 persen dari seluruh kapasitas. Pun begitu ia menegaskan bahwa sasaran awal perseroan bukan volume, tapi pengenalan sambil evaluasi kekurangan operasional kereta bandara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau berkaca dari profil penumpang yang di Medan itu rata-rata business traveler. Kalau kemarin masih ke arah piknik, belum menjadi ukuran dan masih libur batal dan tahun baru juga," imbuhnya.
Apabila dua stasiun, yaitu Stasiun Duri dan Stasiun Batu Ceper selesai, maka frekuensi akan ditingkatkan menjadi 82 perjalanan dalam sehari.
Jika beroperasi secara maksimal, Kereta Bandara Soekarno-Hatta mampu menampung 33.000 penumpang setiap harinya.
"Kemarin itu ada keluhan soal penutupan pembelian tiket 30 menit sebelum keberangkatan, hari ini sudah kami buat per 15 menit, perhitungan bisa lah 15 menit dari beli tiket, turun ke peron," ucapnya.
Selain itu, ia melanjutkan, tidak perlu mencantumkan alamat surat elektronik untuk pembelian tiket secara dadakan (go show) hanya nomor ponsel saja, kecuali untuk pembelian tiket melalui aplikasi dan intenet.
Lihat juga:FOTO: Uji Coba Kereta Bandara |