Menteri ATR Sofyan Djalil mengatakan, ada beberapa kriteria dari segi pertanahan agar sebuah daerah cocok sebagai lokasi ibu kota baru. Yang paling utama, calon ibu kota baru harus bebas banjir. Pemerintah tidak ingin agar ibu kota baru nantinya punya permasalahan kronis, seperti Jakarta.
“Yang penting, bukan daerah banjir. Kalau misalnya hujan dan banjir, jangan lagi nanti seperti itu,” ujarnya ditemui di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Kamis (4/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, ia enggan memberitahu calon lokasi-lokasi ibu kota baru yang sudah sesuai aspek tanahnya. “Itu nanti biar Bappenas saja dari sisi teknisnya,” terang dia.
Lihat juga:Bappenas Kaji Tiga Kandidat Ibu Kota Baru RI |
Ia menuturkan, Bappenas akan mengembangkan skema pembiayaan melibatkan pihak swasta, sehingga ongkos pemindahan ibu kota tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). (bir)