Direktur Utama Pegadaian Sunarso menjelaskan, tahun ini, perseroan memproyeksikan pendapatan sebesar Rp12,6 triliun atau naik sekitar 17,7 persen dibandingkan prognosa tahun lalu Rp10,7 triliun.
"Tahun ini kami targetkan outstanding pinjaman naik Rp8,8 triliun menjadi Rp45,4 triliun, pendapatan Rp12,9 triliun, dan laba bersih Rp2,7 triliun," ujar Sunarso kepada CNNIndonesia.com, dikutip Jumat (5/1).
Sunarso juga menyebut, aset perseroan di tahun ini bakal meningkat Rp8,2 triliun menjadi Rp58,5 triliun. Adapun aset perseroan di akhir tahun lalu mencapai sekitar Rp50 triliun. Aset tersebut mayoritas atau sekitar 70 persen masih didominasi oleh pinjaman, baik dari perbankan maupun penerbitan obligasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guna mencapai target tersebut, menurut dia, pihaknya pada tahun depan bakal mendorong peningkatan kualitas dan memperluas jangkauan layanan perseroan.
"Jangkauan layanan akan kami lakukan dengan tetap mempertahankan jumlah kantor cabang yang ada saat ini sekitar 4.900 kantor cabang, tetapi menambah agen," terang dia.
"Ke depan, kami ingin porsi gadai ini turun menjadi sekitar 80 persen. Produk gadainya juga kami perbanyak, sehingga gadai emas juga porsinya akan turun," imbuh dia. (agi)