"Pertumbuhan laba tahun lalu tinggi karena ini (KAI) kan perusahaan pelayanaan publik bukan bisnis. Keuntungan kami harusnya akan dikembalikan lagi kepada pelayanan," ujar Direktur Utama KAI Edy Sukmoro di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rabu (10/1).
Edi mengungkapkan, peningkatan laba perseroan tak lepas dari melonjaknya pendapatan angkutan penumpang dan barang. Sayangnya, Edi tak menyebutkan nominalnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Tahun Lalu, KAI Angkut 389 Juta Penumpang |
Tahun depan, perseroan menargetkan laba bersih mencapai Rp1,7 triliun atau tumbuh sekitar 21,4 persen dibandingkan tahun lalu.
Guna mencapai target tersebut, perseroan akan mendorong bisnis angkutan barang, sembari meningkatkan pelayanan kepada penumpang.
Edi mengungkapkan, hingga tahun 2019, perseroan ingin meremajakan sekitar 880 unit kereta. Tahun lalu, perseroan telah memesan gerbong kereta sebanyak 438 unit dari PT Industri Kereta Api (Inka).
"Saya berharap, sebelum lebaran 4 train set sudah datang, 1 train set sepuluh gerbong," pungkasnya. (agi)