Hal itu disampaikan Ketua DPR Bambang Soesatyo menanggapi penurunan ekspor Indonesia yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
"Meminta Menteri Keuangan mempertimbangkan untuk memberi insentif pajak pada pelaku ekspor dari UMKM dan industri," katanya seperti dikutip dari keterangan tertulis, Senin (5/2).
Dia bahkan mengkhawatirkan penurunan ekspor merupakan gejala terjadinya krisis ekonomi. Terlebih diiringi dengan indikator impor yang meningkat serta penerimaan pajak yang menyusut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Komisi VI akan memanggil Menteri Perdagangan untuk melakukan stimulus ekspor Indonesia," tegasnya.
Sementara itu, Indonesia yang berpenduduk 257,9 juta jiwa hanya membukukan nilai ekspor US$145 miliar. Bahkan, RI juga kalah jauh dibandingkan dengan Malaysia yang mencatat nilai ekspor hingga US$184 miliar dan Vietnam yang US$160 miliar.
“Kalau kita terus begini, Indonesia bisa kalah dengan Kamboja dan Laos. Ini ada yang keliru. Ini harus diubah. Ini tanggung jawab saudara sekalian,” pungkasnya. (lav)