Jadi Dubes Swiss, Muliaman Hadad Diminta Dongkrak Investasi

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Rabu, 21/02/2018 04:23 WIB
Jadi Dubes Swiss, Muliaman Hadad Diminta Dongkrak Investasi Jadi Dubes di Swiss, Muliaman Hadad Diperintahkan Jokowi Tingkatkan Investasi. (CNN Indonesia/Christie Stefanie).
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad ditetapkan menjadi Duta Besar Indonesia untuk Swiss. Dalam proses pelantikan, Presiden Joko Widodo memintanya untuk mendorong lokomotif pertumbuhan ekonomi, terutama melalui instrumen investasi.

"Saya kira pesan Presiden harus buat iklim investasi lebih baik dan menciptakan environment (lingkungan) agar ekspor bisa terus dilakukan," ujar Muliaman di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (20/2).

Ia mengatakan ketika sudah berada di Swiss, dirinya akan langsung menyelesaikan Free Trade Agreement Indonesia bersama mereka guna meningkatkan ekspor.

Hal ini menjadi fokus kinerjanya, sebab Indonesia menjadi salah satu negara prioritas Swiss setelah Tiongkok, Jepang, dan Singapura.


"Jadi perhatian pemerintah Swiss mengalokasikan budget besar untuk mendorong hubungan bilateral bersama Indonesia," tutur Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah itu.

Muliaman berkata, Swiss unggul dalam bidang mesin, farmasi, dan berpotensi besar. Jadi, ia akan fokus mengembangkan beberapa sektor itu agar mampu meningkatkan investasi di Indonesia.

Ia membantah penunjukkannya ke Negeri Pegunungan Aplen itu berkaitan dengan persoalan Tax Haven. Seperti diketahui, Swiss menjadi salah satu negara yang menawarkan layanan perbankan offshore dan melonggarkan hukum terkait kerahasiaan fiskal.

"Dengan automatic exchange information saya kira (tax haven) tidak lagi menjadi isu," ucapnya. (lav/bir)