Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, Indeks Nikkei225 di Jepang naik 0,99 persen, indeks Hang Seng di Hong Kong turun 1,09 persen, indeks Kospi di Korea Selatan naik 0,44 persen, dan indeks Shanghai SE Composite di China turun 0,53 persen.
"Pergerakan IHSG yang gagal mempertahankan kenaikannya dapat membuat laju IHSG kembali ke zona merahnya dan membuat peluang kenaikan kembali terhalangi," papar analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada melalui risetnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan begitu, ia memproyeksi IHSG hanya bergerak dalam kisaran support 6.215-6.225 dan resistance 6.284-6.374. Reza berharap aksi jual di pasar modal pada hari ini berkurang dan meminta pelaku pasar waspada terhadap aksi ambil untung (profit taking).
"Saat ini IHSG dalam proses menanti sentimen yang dapat mendorong kembali kenaikan hingga dapat membentuk resistance level baru," terang William dalam risetnya.
Kendati masih menanti sentimen positif, William optimis IHSG berpeluang menguat pada akhir pekan ini. Menurutnya, IHSG akan berada dalam rentang support 6.202 dan resistance 6.389.
Pada perdagangan kemarin, IHSG turun cukup dalam hampir satu persen atau tepatnya 0,93 persen ke level 6.254. Pelaku pasar asing pun masih mencatatkan jual bersih (net sell) di pasar reguler sebesar Rp767 miliar.
Sejalan dengan IHSG, seluruh bursa saham Wall Street tercatat anjlok tadi malam. Beberapa contoh, misalnya Dow Jones turun 2,93 persen, S&P500 turun 2,52 persen, dan Nasdaq Composite turun 2,43 persen. (lav)