"Menunggu kepastian. Masih belum ada yang bisa disampaikan ya. Nanti ya Rabu, insyaallah," ungkap Djarot, Senin (23/4).
Djarot menyebut direksi Perum Bulog memang dipanggil oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Namun, sepanjang berada di kantor Kementerian BUMN hari ini, ia mengaku tak bertemu secara langsung dengan Menteri BUMN Rini Soemarno dan Deputi Bidang Industri Agro dan Farmasi Wahyu Kuncoro.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Djarot menekankan dirinya masih menjabat sebagai bos Perum Bulog karena surat keputusan dari Kementerian BUMN belum ia terima meski kabar pencopotan dirinya telah berhembus sejak akhir pekan lalu.
Menurut kabar yang beredar, posisi Djarot akan digantikan oleh mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso. Namun, Djarot mengaku belum bertemu dengan Budi Waseso hingga saat ini. (agi/bir)