Pada Februari lalu, pemerintah telah menawarkan 24 WK Migas Konvensional yang terdiri dari lima WK yang ditawarkan dengan mekanisme penawaran langsung dan 19 WK melalui mekanisme lelang reguler.
"Untuk blok East Papua belum ada keputusan pemenang," ujar Jonan saat menghadiri Pembukaan Konvensi dan dan Pameran Indonesian Petroleum Association (IPA) ke-42 Tahun 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (2/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari keempat WK yang laku, komitmen investasi terbesar berasal ENI Indonesia Ltd untuk WK East Ganal yang mencapai US$35,35 juta dan bonus tanda tangan sebesar US$1,5 juta.
Sedangkan, satu WK yang belum ada peminat yaitu East Papua menjadi Wilayah Kerja Available dan dapat ditawarkan kembali pada periode penawaran WK Migas selanjutnya.
Selanjutnya, 19 Wilayah Kerja Konvensional lainnya yang ditawarkan melalui mekanisme lelang reguler saat ini masih berlangsung sampai dengan tanggal 19 Juni 2018 dan masih terbuka peluang untuk berpartisipasi pada lelang tersebut.
Berikut rincian pemenang WK penawaran langsung:
1. WK Citarum dimenangkan oleh Konsorsium PT. Cogen Nusantara Energi - PT. Green World Nusantara. Nilai komitmen investasi pasti US$3,75 juta dan bonus tanda tangan US$750 ribu.
2. WK East Ganal dimenangkan oleh ENI Indonesia Ltd. Nilai komitmen investasi pasti US$35,35 juta dan bonus tanda tangan US$1,5 juta.
3. WK East Seram dimenangkan oleh Lion Energy Limited. Nilai komitmen investasi pasti US$900 ribu dan bonus tanda tangan US$500 ribu.
4. WK Southeast Jambi dimenangkan oleh Konsorsium Talisman West Bengara B.V - MOECOSouth Sumatra Co., Ltd. Nilai komitmen investasi pasti US$4,65 juta dan bonus tanda tangan US$500 ribu. (lav)