Dikutip dari laman resmi Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kemenkeu, Surat Berharga Negara (SBN) yang dilelang memiliki seri FR0061 dengan jatuh tempo tanggal 15 Mei 2018. Adapun, tingkat imbal hasil yang diberikan berada pada angka 7,54 persen.
Dengan demikian, maka tercatat sudah ada dua kali penerbitan SBN dengan skema private placement pada pekan ini. Kemarin, pemerintah juga menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) seri FR0074 senilai Rp1,5 triliun yang bertenggat 15 Agustus 2032 dengan imbal hasil sebesar 8,2 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun ini, pemerintah membutuhkan pembiayaan sebanyak Rp783,2 triliun, terdiri dari Rp55,8 triliun pinjaman dan Rp727,4 triliun SBN. Angka SBN ini kemudian ditambah lagi dengan SPN jatuh tempo sebesar Rp119 triliun, sehingga angka total SBN yang diterbitkan pemerintah tahun ini rencananya sebesar Rp846,4 triliun.
Hingga Juni, pemerintah sudah memiliki SBN outstanding sebesar Rp3.442 triliun atau tumbuh 15,54 persen dibanding tahun sebelumnya. Angka ini mengambil 81,48 persen dari total utang pemerintah sebesar Rp4.227,78 triliun. (agi)