"Itu saya proses akhir pekan kemarin begitu terjadi bencana. Sabtu (29/9), sesuai permintaan langsung kami setujui dan hari ini, Senin (1/10) cair," katanya di Kantor Kementerian Keuangan, Senin pagi.
Setelah cair, Ani mengatakan dana tersebut akan langsung digunakan BNPB sesuai dengan prioritas kebutuhan yang telah dipetakan. Prioritas itu, umumnya sesuai dengan tingkat keparahan dampak bencana pada masing-masing titik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau (dana) BNPB itu habis, mereka akan menyampaikan ke kami, kami akan support (dukung)," imbuhnya.
Selain untuk Donggala dan Palu, Ani mengatakan pemerintah juga terus menggulirkan dana bantuan bencana alam untuk korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terjadi pada beberapa waktu lalu.
"Kami juga tidak melupakan Lombok, yang sudah mulai tahap rehabilitasi. Jadi dari Menteri PUPR sudah mengidentifikasi fasilitas fasilitas umum yg akan dibangun dan penganggarannya juga kami sudah coba hitung dan support," pungkasnya.
Gempa dan tsunami melanda Donggala dan Palu pada Jumat (28/9) lalu. Berdasarkan data badan Penanggulangan Bencana (BNPB), sampai dengan Minggu (30/9) kemarin bencana tersebut telah mengakibatkan 832 orang meninggal. "Kami juga tidak melupakan Lombok, yang sudah mulai tahap rehabilitasi. Jadi dari Menteri PUPR sudah mengidentifikasi fasilitas fasilitas umum yg akan dibangun dan penganggarannya juga kami sudah coba hitung dan support," pungkasnya.
(uli/agt)