Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan kalau nantinya kurang, pemerintah masih punya pilihan dana lain yang bisa digunakan untuk pemulihan bencana. Dana tersebut tersedia di pos cadangan risiko fiskal dan pos belanja lain.
"Tapi intinya dana on call, belum semua terpakai. Jadi kami berharap sampai akhir Desember pemerintah masih siap mendukung Palu dan Lombok," katanya di Bali, Selasa (9/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, pekan lalu pemerintah juga mencairkan anggaran Rp560 miliar untuk penanganan gempa dan tsunami di Palu dan Donggala. Badan nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) beberapa waktu lalu meminta Kementerian Keuangan mencairkan kembali Rp500 miliar untuk tambahan penanganan gempa di Palu dan Donggala.
Menurut Askolani, permintaan BNPB itu sudah disetujui Sri Mulyani dan tengah diproses untuk pengisian dokumen anggaran atau dikenal dengan istilah Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).
"Senin sudah disetujui, Selasa ini masuk ke DIPA, dan segera kami berikan ke BNPB untuk bantuan Palu," pungkasnya.