Kekuatan IHSG Bergantung pada Aliran Modal Asing

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 10/10/2018 08:06 WIB
Kekuatan IHSG Bergantung pada Aliran Modal Asing Keperkasaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) disebut-sebut akan bergantung pada aliran dana dari para pelaku pasar asing (capital inflow). (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Keperkasaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) disebut-sebut akan bergantung pada aliran dana dari para pelaku pasar asing (capital inflow). Sejauh ini, pelaku pasar asing masih mencatatkan jual bersih (net sell) di bursa saham.

William Surya Wijaya, Analis Indosurya Sekuritas menjelaskan aliran dana dari pelaku pasar asing berpotensi mendongkrak peningkatan IHSG. Menurutnya, dalam jangka menengah dan jangka panjang, IHSG bisa positif jika aliran dana asing terus masuk.

"Di sisi lain fundamental ekonomi yang masih positif juga menopang dan memberikan daya tarik bagi pelaku pasar asing," papar William melalui risetnya, dikutip Rabu (10/10).


Melihat kondisi fundamental ekonomi dalam negeri yang masih cukup baik, William optimistis IHSG kembali menguat meski pelaku pasar masih mencatatkan net sell. Namun, IHSG diproyeksi belum menyentuh area 6.000.

"Rentang IHSG (hari ini) 5.688-5.872," jelas William.


William menjabarkan beberapa saham yang bisa dibeli oleh pelaku pasar, yakni PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).

Sementara itu, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi melihat secara teknikal IHSG hanya akan bergerak terbatas pada hari ini. Menurutnya, indeks akan berada dalam rentang support 5.757 dan resistance 5.862.

"Saham-saham yang masih dapat dicermati di antaranya PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)," papar Lanjar dalam risetnya.


Informasi saja, pasar saham dalam negeri mulai menanjak sejak awal pekan ini setelah kendur sepanjang pekan lalu. Penguatan IHSG berlanjut kemarin, Selasa (9/10) meski tipis sebesar 0,62 persen atau 35,71 poin ke level 5.796.

Pelaku pasar asing tercatat net sell di pasar reguler sebesar US$232,02 miliar. Kemudian, jumlah net sell di all market mencapai US$300,26 miliar.

Di sisi lain, pergerakan bursa saham Wall Street terlihat negatif tadi malam. Dua dari tiga indeks utamanya melemah, yakni Dow Jones dan S&P500 masing-masing terkoreksi 0,21 persen dan 0,14 persen, sedangkan Nasdaq Composite menguat 0,03 persen. (aud/lav)