Jumlah miliarder tersebut berhasil mengalahkan Amerika Serikat. Pasalnya, dari jumlah miliarder baru sebanyak 2.158, yang tercetak di AS hanya 538. Laporan tersebut menunjukkan cetakan miliarder baru tersebut sejarah.
"Bersejarah, karena jumlah miliarder Asia pada basis data kami melebihi miliarder AS," bunyi laporan tersebut seperti dikutip dari Antara, Sabtu (27/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laporan tersebut mencatat kekayaan besar yang dimiliki miliarder Asia juga rentan. Kekayaan relatif mudah berubah seiring perkembangan ekonomi yang cepat dan pasar saham tidak menentu.
Kondisi tersebut bisa membuat orang di Asia bisa cepat kaya dan jatuh.