Harga Bawang Merah Naik Dua Kali Lipat di Sejumlah Wilayah

CNN Indonesia | Rabu, 21/11/2018 18:14 WIB
Harga Bawang Merah Naik Dua Kali Lipat di Sejumlah Wilayah Ilustrasi bawang merah. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga bawang merah merangkak naik. Kenaikan harga berbeda-beda antara satu daerah dengan daerah lainnya, namun di sejumlah wilayah, kenaikannya bahkan mencapai dua kali lipat.

Di Pasar Molingkapoto, Kwandang, Gorontalo Utara, harga bawang naik 20 persen, yaitu dari Rp25 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg. "Kenaikan dipicu oleh harga modal yang meningkat di kisaran Rp19 ribu per kg," ujar Novald, salah satu pedagang, dilansir Antara, Rabu (21/11).

Selain harga modal yang meningkat, ia mensinyalir kenaikan harga didorong permintaan yang tinggi. Padahal, pasokannya tak menutup kebutuhan tersebut. Tak jarang, bawang merah di Gorontalo kerap mengandalkan pasokan dari wilayah sekitar, seperti Makassar.


Wilson Hadju, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Gorontalo Utara menepis kabar pasokan yang kurang. Menurut dia, stok di daerahnya tergolong stabil.

Ia menilai meskipun harganya fluktuatif, bahkan naik pada pekan ini, namun pasokannya tersedia. "Kenaikannya (harga) tergolong normal," katanya.

Di Pasar Inpres Lhokseumawe, Aceh, harga bawang merah juga terpantau naik dalam sepekan terakhir. Kenaikan ditengarai karena pasokan yang berkurang, baik dari Aceh maupun dari luar Aceh.


Furqan, seorang pedagang setempat menuturkan tadinya harga bawang berkisar Rp20 ribu per kg. Kini, harganya merangkak menjadi Rp30 ribu - Rp32 ribu per kg. "Kenaikan karena berkurangnya pasokan di pasar," imbuh dia.

Sementara, ia melanjutkan, untuk bawang merah impor, harganya masih normal sekitar Rp14 ribu per kg. Bawang merah impor itu didatangkan dari pelabuhan Belawan, Sumatra Utara. Sedangkan, bawang merah lokal banyak didatangkan dari Jawa Tengah.

Di Ambon, harga bawang naik kurang dari 10 persen. Di Pasar Mardika, Batu Merah, dan Gotong Royong, Ambon, harga bawang naik dari Rp24 ribu per kg menjadi Rp26 ribu per kg.


Rosmina, seorang pedagang di Pasar Mardika, menyebutkan harga bawang di tingkat pemasok meningkat dari Rp19 ribu per kg menjadi Rp21 ribu per kg. "Patokan harga di tingkat pedagang juga belum rata, ada yang menjual di atas Rp26 ribu per kg," imbuh dia.

Di Surabaya, harga bawang merah bahkan melompat dua kali lipat dari Rp10 ribu per kg menjadi Rp20 ribu per kg. Kenaikan harga dikarenakan jumlah pasokannya berkurang.

"Harganya naik 100 persen. Bawang merah sampai Rp20 ribu, biasanya Rp10 ribu," jelas Nursamsi, pedagang di Kota Surabaya.


(bir)