"Kedua pemimpin mencapai konsensus untuk menghentikan penerapan tarif baru," kata Wang, menggambarkan diskusi tentang perdagangan terasa "positif dan konstruktif", seperti yang dikutip dari Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan slogan 'America First', Trump mencederai konsensus yang telah disepakati negara-negara G20 selama satu dekade dalam menjalani perdagangan internasional.
Dengan China, perang dagang itu terjadi sejak pertengahan 2018. AS memberlakukan tarif tinggi atas barang-barang China senilai US$250 miliar per tahun (Rp3,75 kuadriliun).
Sebagai pembalasan, Cina memberlakukan tarif sebesar US$110 miliar (Rp1,6 kuadriliun) terhadap barang-barang AS.
Ajang saling balas menaikkan tarif antara AS dan China ini mendorong kenaikan harga pada sejumlah produk China seperti penyedot debu hingga alat teknologi seperti modem.
Di sisi lain, barang-barang AS yang ditargetkan China antara lain gas alam cair dan jenis pesawat tertentu.
(ard)