Sri Mulyani: 10 Proyek Infrastruktur Skema KPBU Dimulai 2019

CNN Indonesia | Selasa, 11/12/2018 16:05 WIB
Sri Mulyani: 10 Proyek Infrastruktur Skema KPBU Dimulai 2019 Ilustrasi proyek infrastruktur. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut ada 10 proyek infrastruktur berskema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang akan mulai dikerjakan pada 2019. Proyek tersebut tersebar di Kementerian Perhubungan sebanyak empat proyek. Lalu, empat proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebanyak dua proyek.

Menurut Ani, sapaan akrab Sri Mulyani, skema KPBU membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur tak melulu menggunakan APBN, apalagi utang. Ketentuan KPBU sendiri tercantum di dalam Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015. Melalui skema ini, pemerintah dan badan usaha berbagi risiko dalam pembiayaan investasi.

Selain KPBU, Ani juga bilang akan mengedepankan pembiayaan infrastruktur dari dana himpunan filantropis melalui skema blended financing. "Kami akan mengembangkan sumber pembiayaan, bukan hanya dari dana publik dan utang," ujarnya, di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (11/12).


Melengkapi ucapan Sri Mulyani, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi merinci empat KPBU yang akan dikerjakan tahun depan meliputi jalur kereta api Makassar-Parepare, perluasan Bandara Komodo di Labuan Bajo, konsep hunian yang terintegrasi dengan sarana transportasi (Transit Oriented Development/TOD), serta Pelabuhan Baubau.

Sebagian besar badan usaha yang akan bermitra dengan Kemenhub akan ditentukan tahun depan. Namun, untuk proyek KPBU rel kereta Makassar-Parepare, badan usaha yang berminat bekerja sama dengan pemerintah bisa didapatkan dalam waktu dekat.

Adapun, proyek rel kereta Makassar-Parepare rencananya sepanjang 142 kilometer (km). Sebanyak 112 km telah dibangun pemerintah, sedangkan sisanya akan dibangun dengan skema KPBU.

"Nanti habis itu baru menyusul badan usaha mitra untuk Labuan Bajo, TOD, dan Baubau," terang dia.


Menteri PUPR Basuki Hadimuljono merinci empat proyek KPBU yang akan dimulai tahun depan terdiri dari dua proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Lampung dan Riau, serta proyek jalan tol. Namun, ia belum merinci proyek jalan tol apa saja yang hendak dikerja samakan dengan skema KPBU.

Sebetulnya, KPBU di proyek jalan tol ini bukan KPBU biasa, melainkan dikerja samakan dengan skema Availability Payment (AP). Availability payment adalah pembayaran pemerintah selaku Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama kepada pihak swasta secara berkala untuk pengelolaan proyek infrastruktur.

"Semua proyek ini sedang tender. Pemenangnya mungkin didapat saat Januari," jelasnya.


(glh/bir)