Jelang Natal dan Tahun Baru, BTN Alokasikan Dana Rp23,8 T

CNN Indonesia | Senin, 17/12/2018 06:50 WIB
Jelang Natal dan Tahun Baru, BTN Alokasikan Dana Rp23,8 T PT BTN (Persero) Tbk menyiapkan alokasi dana sebesar Rp23,8 triliun untuk memenuhi kebutuhan tunai nasabah pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2019. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyiapkan alokasi dana sebesar Rp23,8 triliun untuk memenuhi kebutuhan tunai nasabah pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2019.

Dana tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan tunai nasabah BTN sebesar Rp1,25 triliun per hari selama 19 hari di masa sebelum dan setelah libur akhir tahun ini. Tepatnya mulai 17 Desember 2018 hingga 4 Januari 2019.

Sekretaris Perusahaan BTN Achmad Chaerul memproyeksikan ada peningkatan kebutuhan uang tunai jelang libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, sehingga perusahaan menambah pasokannya di masing-masing kantor cabang untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan likuiditas tersebut.


"Besaran penambahannya mencapai 1,4 kali dari maksimal likuiditas masing-masing kantor cabang Bank BTN," ungkap Achmad dalam keterangan tertulis, Minggu (16/12).


Adapun, dana tersebut akan dialokasikan dalam dua pos berbeda. Pertama, sebanyak 30 persen atau setara Rp7,14 triliun untuk mesin anjungan tunai mandiri (ATM) BTN. Lalu, sebanyak 70 persen dari dana tunai tersebut atau senilai Rp16,66 triliun dianggarkan untuk kas pada kantor cabang.

Sebelumnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyiapkan dana sebesar Rp13,73 triliun untuk mencukupi kebutuhan tunai masyarakat pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2019.


Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan dana tersebut disiapkan selama periode 3 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019. Jumlah dana itu meningkat 50 persen dari alokasi dana pada hari-hari biasanya.

Dari nilai tersebut, perseroan mengalokasikan Rp1,9 triliun per hari untuk memasok mesin-mesin ATM di seluruh wilayah. Alokasi dana itu naik 11 persen dari hari-hari biasanya. (lav/lav)