Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin mengatakan jajaran direksi IPMM saat ini belum terbentuk sempurna. Pihaknya, menurut dia, masih menunggu perwakilan Pemda Papua guna mengisi kursi direksi di perusahaan patungan tersebut.
"Kami menunggu wakil dari Papua," kata Budi, Jumat (21/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk diketahui, Inalum akan memiliki 60 persen saham IPMM, sedangkan sisanya sebesar 40 persen digenggam oleh Pemda Papua.
Dengan demikian, pemerintah Indonesia lewat Inalum dan IPMM akan memegang 51,2 persen saham PT Freeport Indonesia atau menjadi pemegang saham mayoritas.
Budi menjelaskan, setelah mengambil alih 51,23 persen saham PT Freeport Indonesia, Inalum juga menempatkan sejumlah pemain baru dalam jajaran direksi perusahaan tambang tersebut.
"Direksinya (diubah susunannya) menjadi empat orang Indonesia dan dua orang non-Indonesia," ujar Budi
Adapun jajaran direksi Freeport Indonesia akan terdiri dari Direktur Utama Tony Wenas, Wakil Direktur Utama Orias Petrus Moedak, dan empat direktur lainnya yakni Jenpino Ngabdi, Achmad Ardianto, Robert Charles Schroeder, dan Mark Jerome Johnson.
Sementara jajaran komisaris terdiri dari Richard Carl Adkerson sebagai Presiden Komisaris, Amin Sunaryadi sebagai Wakil Presiden Komisaris, serta Budi Gunadi Sadikin, Hinsa Siburian, Kathleen Lynne Quirk, dan Adrianto Machiribie sebagai komisaris. (ulf/agi)