Gelar Diskon Jelang Tutup, Pengunjung Central Neo Soho Ramai

CNN Indonesia | Selasa, 15/01/2019 11:12 WIB
PT Central Retail Indonesia mengobral beragam produk di toko ritel Central Departement Store Neo Soho dengan diskon 15-90 persen menjelang tutup toko. Gerai Central di Neo Soho Jakarta. (CNN Indonesia/Dinda Audriene Muthmainah).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Central Retail Indonesia mengobral beragam produk di toko ritel Central Department Store Neo Soho dengan diskon 15 persen-90 persen mulai 14 Januari-17 Februari 2019. Pengunjung pun antusias membeli berbagai produk dengan harga yang lebih murah tersebut.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, beberapa produk yang dijajakan beragam mulai dari sepatu, tas, make up, aksesoris, pakaian dalam wanita, dompet, pakaian untuk wanita dan pria, hingga sandal.

Sejak pintu Neo Soho terbuka sejak pukul 10.00 pagi, pengunjung terlihat sudah mulai ramai memasuki toko ritel Central. Pemandangan ini diakui jarang oleh salah satu petugas Central yang enggan disebutkan namanya.



"Biasanya kalau masih pagi sepi, ya mungkin karena diskon ini ya," kata dia kepada CNNIndonesia.com, Selasa (15/1).

Untuk produk baju dan tas, mayoritas diskon yang diberikan berkisar 30-70 persen, sedangkan untuk sepatu, tas, dan aksesoris dari 15 persen. Hanya saja, masih ada sejumlah baju yang dijual dengan harga normal. Beberapa baju tersebut misalnya dengan harga Rp700 ribu ke atas.

Petugas yang kebetulan berjaga di bagian tas menjelaskan banyak produk yang terjual pada hari pertama diskon, yakni kemarin. Namun, ia enggan menjelaskan jumlah pastinya.


"Lalu ada yang sudah habis nanti diambil lagi dari gudang, jadi di gudang dihabiskan juga," kata petugas tersebut.

Ia juga menyebut Central sampai membuka hingga hampir tengah malam atau tepatnya pukul 11.00 WIB kemarin karena ramainya pengunjung yang mengantre di kasir. "Tapi pintu mall sudah ditutup jadi tidak ada yang bisa masuk lagi," kata dia.

Seperti diketahui, Central Retail Indonesia akan menutup toko ritel Central di Neo Soho mulai Februari mendatang. Public Relations Department Manager Central Retail Indonesia Dimas Wisnu Wardana mengatakan penutupan ini dilakukan karena terjadi pergeseran perilaku konsumen untuk belanja di toko daring atau e-commerce.

(aud/lav)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK