Banjir Diskon Sambut Perayaan Imlek di Hong Kong

CNN Indonesia | Senin, 04/02/2019 13:32 WIB
Banjir Diskon Sambut Perayaan Imlek di Hong Kong Suasana persiapan Imlek di Hong Kong. (CNN Indonesia/Safyra Primadhyta).
Hong Kong, CNN Indonesia -- Perayaan Imlek merupakan perayaan besar bagi warga Tionghoa, termasuk warga Hong Kong. Pemerintah Hong Kong menetapkan libur selama tiga hari, 5-7 Januari 2019, bagi penduduknya untuk merayakan tahun baru China itu.

Berdasarkan pengamatan CNNIndonesia.com saat berkunjung pada akhir Januari lalu, jelang perayaan Imlek, sebagian besar hotel dan pusat perbelanjaan di Hong Kong sudah memasang ornamen yang identik dengan perayaan Imlek. Beberapa di antaranya pohon jeruk Imlek, lampion berwarna merah, stiker bergambar babi emas hingga hiasan simbol keberuntungan.

Sama halnya dengan di Indonesia, momentum Imlek juga menjadi ajang para pedagang untuk mengeruk cuan dan menawarkan berbagai promo diskon. Hampir setiap toko menawarkan program diskon besar-besaran untuk produknya, bahkan hingga 90 persen. Mulai dari pakaian, perhiasan, sepatu, hingga kosmetik. Hal ini tentu menjadi nilai tambah bagi Hong Kong yang sudah dikenal sebagai salah satu surga belanja di Asia.



Mengingat tahun ini merupakan tahun babi tanah, pedagang ritel banyak yang memasarkan lini produk bergambar babi. Tak ketinggalan, toko penjual angpao juga dipadati oleh pengunjung.

Melinda, salah satu pegawai di gerai Hong Kong Jewellery (HKJ) yang terletak di area elit Tsim Sha Tsui, mengungkapkan gerainya makin ramai menjelang Imlek, terutama dari turis China, Filipina dan Indonesia.

Wanita asal Singkawang, Kalimantan Barat, yang sudah 16 tahun tinggal di Hong Kong ini mengungkapkan gerainya menawarkan promo besar-besaran dalam rangka Imlek untuk perhiasan giok, emas, mutiara, berlian dan permata. Harganya bervariasi di kisaran ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah.

Banjir Diskon Sambut Perayaan Imlek di Hong Kong(CNN Indonesia/Safyra Primadhyta)

"Yang laris untuk kado biasanya perhiasan emas bermotif shio maupun simbol yang memiliki unsur keberuntungan," ujar Melinda kepada CNNIndonesia.com, Jumat (25/1).

Konsul Ekonomi Konsulat Jenderal Republik Indonesia Hong Kong Mandala Sukarto Purba mengungkapkan persiapan biasanya akan semakin meriah sepekan menjelang Imlek.

Sama seperti saat menjelang lebaran di Indonesia, sejumlah biro pemerintah setempat bahkan mulai mengurangi pelayanannya. Sementara itu, sentra belanja dipadati pengunjung karena promo diskon yang digelar.


"Itu semua untuk persiapan Imlek," ujar Mandala.

Bagi warga Hong Kong, momentum Imlek bisa menjadi kesempatan untuk berkumpul bersama sanak keluarga. Yao (63) mengaku malas keluar rumah pada saat perayaan Imlek. Ia memilih untuk menghabiskan waktu bersama keluarganya.

Pasalnya, pusat perbelanjaan, restoran dan hiburan akan dipadati pengunjung, yang sebagian besar dari China daratan.
Berdasarkan data Biro Statistik Hong Kong, warga China daratan memang merupakan pengunjung terbesar Hong Kong.

Banjir Diskon Sambut Perayaan Imlek di Hong Kong(CNN Indonesia/Safyra Primadhyta).

Kunjungan warga China daratan ke Hong Kong selama periode Januari - Oktober 2018 mencapai 41,28 juta orang atau sekitar 78,5 persen dari total pengunjung Hong Kong yang mencapai 52,57 juta orang. Jumlah itu lebih dari lima kali lipat dari penduduk Hong Kong yang hanya berkisar 7,4 juta orang.

Restoran atau toko yang dikunjungi oleh turis China bisa mengeruk keuntungan lebih besar. Pasalnya, pada saat Imlek, biasanya biaya layanan yang dikenakan akan lebih tinggi.

"Pada saat Imlek, restoran di Hong Kong akan mengenakan biaya pelayanan lebih tinggi sekitar 20 persen hingga 30 persen (dari harga jual). Orang Hong Kong tahu, Imlek setahun sekali, sehingga pengunjung dari China tidak merasa apa-apa," ujar Yao.

Banjir Diskon Sambut Perayaan Imlek di Hong Kong(CNN Indonesia/Safyra Primadhyta).
(sfr/lav)