Gerai Plaza Semanggi merupakan gerai pertama Centro yang dibuka pada 2004 atau sejak pusat perbelanjaan tersebut beroperasi. Pada 2011, sebuah grup pusat perbelanjaan asal Malaysia, Parkson Retail Asia Limited mengambil alih Centro melalui akuisisi PT Tozy Sentosa.
Senior Manager Advertising and Promotions PT Tozy Sentosa Pelly Sianova menjelaskan penutupan gerai dilakukan karena jumlah pengunjung Plaza Semanggi yang kian sepi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akhirnya orang memilih tidak ke Plaza Semanngi, apalagi banyak kompetitor lain yang lokasinya berdekatan dan lebih strategis," jelas Pelly kepada CNNIndonesia.com, Senin (28/1
"Sedangkan tenan lain banyak yang sudah tutup atau diganti tenan lain," paparnya.
Kendati demikian, Pelly meyakinkan bahwa penutupan gerai Centro di Plaza Semanggi tidak dipengaruhi oleh faktor turunnya daya beli masyarakat. Hal ini terlihat dari antusiasme pengunjung saat diadakan diskon tahu baru atau hari raya.
"Kami mau tutup jam 12 malam, pintu sudah ditutup setengah saja orang masih mau belanja. Jadi artinya, mereka cukup antusias untuk membeli. Tapi untuk hari tertentu mereka harus ke Plaza Semanggi dengan usaha lebih, jadi orang kesannya malas untuk sampai ke sana," jelasnya.
Saat ini, PT Tozy Sentosa mengelola dua pusat perbelanjaan, yaitu Centro Department Store dan Parkson Department Store. Total terdapat 15 gerai yang dikelola perseroan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak enam gerai berada di Jabotabek, yaitu satu gerai Parkson Department Store di Lippo Mall Puri, St. Moritz dan lima gerai Centro Department Store yang terletak di Bintaro Jaya Xchange Mall, Grand Metropolitan Mall, Bekasi, Summarecon Mall Serpong, Margonda City Depok, dan Pesona Square Depok. Pelly mengatakan perseroan mulai fokus untuk ekspansi ke luar Jabodedebk, bahkan luar Pulau Jawa.
"Misalnya di daerah sub urban salah satunya di Pesona Square di Depok, padahal di Depok kami sudah punya store di Margonda City. Sebab, hunian yang tingkat penduduknya cukup padat dari sisi traffic jauh lebih menjanjikan," pungkasnya. (ulf/agi)