Dari total KUR tersebut, Rp120,35 triliun di antaranya disalurkan pada 2018 kemarin. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan kualitas penyaluran KUR pada kurun waktu tersebut cukup baik.
Kondisi tersebut tercermin dari tingkat rasio kredit macet (non performing loan/ NPL) KUR yang sampai dengan 2018 kemarin hanya sebesar 1 persen. "Rendahnya kredit macet ini menunjukkan bahwa sektor UMKM memang sangat disiplin dalam membayar kewajiban angsuran mereka," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, pekan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, agar KUR bisa dinikmati rakyat untuk mengembangkan usahanya, pemerintah terus berupaya meningkatkan akses fasilitas tersebut. Fasilitas KUR bisa dinikmati oleh masyarakat yang bergerak di sektor peternakan dan perkebunan.
Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan untuk sektor peternakan, tercatat sejak 2015 sampai dengan 2018, sudah dinikmati oleh 687.897 debitur. Total plafon yang mereka nikmati mencapai Rp14,4 triliun.