Jokowi mengatakan selain gelontoran dana tersebut, pemerintah juga akan membayarkan iuran serupa sebesar Rp 2,1 triliun pada Maret dan Rp6,3 triliun pada April nanti. Sebagai informasi penerima bantuan iuran merupakan peserta dari golongan masyarakat kurang mampu.
Pembayaran iuran kepesertaan masyarakat tersebut dilakukan oleh negara. Pada 2019 ini, pemerintah menggelontorkan anggaran Rp26,7 triliun untuk membayar iuran kepesertaan 96,8 juta orang miskin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi mengatakan gelontoran anggaran tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah berkomitmen dalam membantu menyehatkan keuangan BPJS Kesehatan.
"Jadi jangan dipikir telat pemerintah bayarnya. Tapi juga melalui audit BPKP. Ya diaudit dulu, masa langsung kiram, kirim, kiram, kirim. Enak banget," katanya saat pembukaan Rapat Kerja Nasional Kesehatan Nasional 2019 di Tangerang, Banten, Selasa (12/2).