Tol Terbanggi Besar-Palembang Fungsional untuk Mudik 2019

CNN Indonesia | Jumat, 08/03/2019 11:59 WIB
Tol Terbanggi Besar-Palembang Fungsional untuk Mudik 2019 Menteri BUMN Rini Soemarno menyatakan Tol Terbanggi Besar-Palembang akan bisa difungsikan untuk mudik Lebaran 2019. (CNN Indonesia/Christie Stefanie).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan ruas tol dari Terbanggi Besar, Provinsi Lampung, hingga Palembang, Sumatera Selatan, yang merupakan bagian Tol Trans-Sumatera akan dapat berfungsi secara fungsional pada musim mudik Lebaran 2019 ini.

"Jadi Terbanggi Besar-Palembang secara fungsional untuk lebaran diharapkan bisa dipakai," katanya seperti dikutip dari Antara, Jumat (8/3).

Rini mengatakan sejak awal 2015 hingga kini, pembangunan Tol Trans Sumatera berhasil dilaksanakan di ruas Bakauheni-Tebanggi Besar. Diharapkan dari Terbanggi Besar hingga Palembang pembangunannya benar-benar selesai pada akhir Juli.


"Artinya sepanjang 385 kilometer, 4,5 tahun sampai Palembang. Mantap kan," ucapnya.

Selain pembangunan tol tersebut Rini mengatakan pihaknya juga akan mempersiapkan rest area atau tempat peristirahatan yang memadai. Dengan pembangunan tersebut diharapkan nantinya tempat istirahat tidak hanya menjadi tempat singgah semata tetapi juga dapat menjadi tujuan dari masyarakat.


Rini menekankan sesuai arahan Presiden Joko Widodo, di rest area harus 70 persen lapaknya dialokasikan untuk usaha kecil dan mikro.

Sebelumnya Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR Danang Parikesit menyatakan, empat ruas Tol Trans SUmatera akan beroperasi tahun  ini. Tol  tersebut adalah; ruas Bakauheni - Terbanggi Besar (Bakter) sepanjang 140,93 km, Medan - Binjai (Segmen Helvetia - Veteran) sepanjang 2,75 km, Medan - Kualanamu - Tebing Tinggi Seksi 7 sepanjang 9,1 km, dan Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung sepanjang 189,2 km.

"Dua di antaranya sudah mengantongi Sertifikat Laik Operasi yaitu Jalan Tol Bakauheni - Terbanggi Besar dan Jalan Tol Medan - Kualanamu - Tebing Tinggi Seksi 7," kata Danang.

Untuk Jalan Tol Medan - Binjai (Segmen Helvetia - Veteran), lanjutnya, masih dalam proses penerbitan Sertifikat Laik Operasi di Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR dan Jalan Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung dalam proses penyelesaian konstruksi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan dengan operasional tersebut Jalan Tol Trans Sumatera ruas utama sepanjang 2.000 km akan dapat tersambung pada tahun 2024.

"Jika melihat capaian selama empat tahun terakhir, Tol Trans-Sumatera dari Bakaheuni sampai Banda Aceh dengan panjang sekitar 2.000 km akan tersambung secara bertahap hingga 2024," ujar Menteri PUPR.

(Antara/agt)