"Jadi apa yang kami lakukan adalah apa yang kami sudah katakan bahwa kami akan menunggu dan melihat bagaimana kondisi yang berkembang sebelum kami melakukan perubahan pada kebijakan suku bunga kami dan itu berarti ya 'bersabar'," katanya seperti dikutip dari CNN.com, Senin (11/3).
Powell mengatakan selain bersabar, ia mengatakan bank sentral juga tidak akan pernah mendengarkan serangan politik yang diberikan oleh Presiden Amerika Serikat dalam mengambil kebijakan yang berkaitan dengan suku bunga acuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia memastikan kebijakan yang diambil bank sentral murni dilakukan karena pertimbangan manfaat. Perubahan kebijakan suku bunga acuan akan diambil kalau bank sentral berkeyakinan bahwa kebijakan tersebut nantinya benar dan bermanfaat untuk masyarakat AS.
Powell mengatakan Januari kemarin, The Fed memang menahan untuk tidak menaikkan suku bunga acuan. Tapi kebijakan tersebut bukan dilakukan sebagai bagian untuk menuruti keinginan Presiden Trump.
Kebijakan diambil karena kondisi ekonomi global menunjukkan adanya gejala pelambatan. Selain itu, kebijakan juga diambil karena risiko yang menghantui ekonomi AS cenderung meningkat.