Analis KGI Sekuritas Yuganur Wijanarko mengatakan indeks sudah memasuki area jenuh beli alias overbought. Maklum, IHSG kini sudah tembus ke level 6.500 setelah beberapa hari terakhir betah di area 6.300-6.400.
"Kami melihat reli IHSG dari level 6.350 telah membawa kita ke daerah overbought di grafik harian sehingga rentan terjadi profit taking dalam bentuk koreksi minor atau konsolidasi," papar Yuganur melalui risetnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Situasi ini) dapat digunakan sebagai kesempatan akumulasi beli dan menunggu kelanjutan kenaikan berikutnya," terang Yuganur.
Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji rupanya sependapat dengan Yuganur. Ia berpendapat IHSG mulai kekurangan vitamin pada perdagangannya hari ini bila dilihat secara teknikal.
"Terlihat pola yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," papar Nafan dalam risetnya.
Kendati begitu, sambungnya, pelaku pasar tetap bisa mempertimbangkan sejumlah saham untuk dikoleksi hari ini. Beberapa saham tersebut, antara lain PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), dan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA).
Sebagai informasi, IHSG menguat 0,74 persen atau 48,26 poin ke level 6.509 pada penutupan perdagangan Senin (18/3) kemarin. Pelaku pasar asing kembali mencatatkan beli bersih (net buy) di all market sebesar Rp687,75 miliar.
Sementara itu, pergerakan tiga indeks utama di bursa saham Wall Street juga sejalan dengan IHSG tadi malam. Dow Jones terpantau menguat 0,25 persen, S&P500 0,37 persen, dan Nasdaq Composite 0,34 persen.
[Gambas:Video CNN] (aud/lav)