Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan beberapa emiten yang belum merilis laporan keuangannya diyakini membukukan kinerja cemerlang pada 2018 lalu. Karenanya, pelaku pasar masih tertarik untuk berinvestasi di pasar saham Indonesia.
"Peluang pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang masih menunjukkan kenaikan yang cukup besar. Hari ini IHSG berpotensi menanjak," ujar William melalui risetnya, dikutip Jumat (22/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, William memprediksi IHSG berada dalam rentang support 6.402 dan resistance 6.585. Beberapa saham yang direkomendasikan, antara lain PT Astra International Tbk (ASII), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA).
"IHSG diprediksi melemah, support 6.469-6.485 resistance 6.516-6.531," papar Dennies melalui risetnya.
Walau begitu, ia tetap memberikan beberapa pilihan saham yang bisa dicermati, yakni PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), dan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP).
IHSG berhasil menembus level 6.501 pada penutupan perdagangan kemarin, Kamis (21/2). Menariknya, mayoritas atau sebanyak 195 saham justru terkoreksi. Selain itu, pelaku pasar asing juga tercatat jual bersih atau net sell di all market sebesar Rp89,76 miliar.
Sementara, bursa saham Wall Street berhasil bergeser ke zona hijau tadi malam. Tercatat, Dow Jones menguat 0,84 persen, S&P500 1,09 persen, dan Nasdaq Composite 1,42 persen.
[Gambas:Video CNN] (aud/bir)