Namun, melihat perubahan cara investor memandang prospek pertumbuhan dan inflasi, imbal hasil obligasi zona Eropa tetap jauh di bawah level yang diperdagangkan sebulan lalu.
Imbal hasil obligasi Jerman bertenor 10 tahun turun 26 basis poin bulan lalu ke wilayah negatif dalam penurunan bulanan terbesar sejak Juni 2016, ketika Inggris memilih meninggalkan Uni Eropa. Namun, data saat ini membawa ketenangan di pasar global.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imbal hasil obligasi Jerman bertenor 10 tahun naik tiga basis poin menjadi minus 0,04 persen, dari posisi terendah dalam 2 tahun di minus 0,09 persen.
"Fokus pekan lalu adalah pada acuan bank sentral dan pekan ini pada data yang menunjukkan tanda-tanda stabilisasi," kata ahli strategi suku bunga Commerzbank Rainer Guntermann seperti dikutip dari Reuters, Senin (1/4).
Anggota Dewan ECB Sabine Lautenschlaeger mengungkapkan inflasi zona Eropa akan membutuhkan waktu lebih lama untuk naik karena ketidakpastian politik membebani pertumbuhan. Di saat bersamaan, Bank Sentral Eropa meremehkan kelonggaran di pasar tenaga kerja.