Sehari sebelum kedua petinggi negara bertemu, Ardern mengatakan bahwa ia berharap dapat berdialog dengan Pemerintah China terkait keputusan badan intelijen negaranya yang menolak tawaran tersebut.
Ketegangan hubungan China dengan Selandia Baru memang tengah meningkat di bawah Pemerintahan Ardern, yang secara terbuka menyebut perkembangan pengaruh China di Pasifik Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendengar itu, Ardern merespons kepada Li bahwa ia menganggap China penting. Ia juga menyinggung soal peran Selandia Baru sebagai negara barat pertama yang menandatangani hubungan perdagangan bebas dengan China.
Sekadar mengingatkan, China merupakan mitra ekspor barang terbesar bagi Selandia Baru. Karenanya, Presiden China Xi Jinping bilang kedua negara harus saling percaya. "China selalu menganggap Selandia Baru sebagai teman dan mitra yang tulus," kata Xi usai bertemu Ardern keesokan harinya.
Ardern menegaskan tidak ada pengaruh politik karena ditolaknya Huawei membangun jaringan seluler 5G di Selandia Baru. Meskipun, ia mengakui ada kerumitan dalam hubungan kedua negara.
[Gambas:Video CNN] (reuters/bir)