BI: 'Keluarga' Bawang Picu Inflasi Pekan Kedua April

CNN Indonesia | Jumat, 12/04/2019 17:45 WIB
BI: 'Keluarga' Bawang Picu Inflasi Pekan Kedua April Ilustrasi bawang. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bank Indonesia (BI) menyatakan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada pekan kedua April mencatatkan inflasi sebesar 0,25 persen secara bulanan (month-to-month). Catatan itu sesuai dengan survei harga yang dilakukan oleh otoritas moneter tersebut.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengungkapkan angka ini meningkat dibandingkan pekan pertama April yang hanya sebesar 0,21 persen secara bulanan. Walhasil, nilai inflasi secara tahunan (year-on-year) per pekan kedua April mencapai 2,61 persen atau meningkat dari data Maret yang hanya 2,48 persen.

"Dan jika dilihat dari angka tahun kalender (year-to-date), inflasi ini berada di angka 0,61 persen," jelas Mirza, Jumat (12/4).


Ia menuturkan, inflasi pada April ini terjadi akibat kenaikan harga di kelompok bawang. Harga bawang merah, contohnya, melejit 18 persen secara bulanan.


Padahal di April tahun sebelumnya, kenaikan harga bawang merah hanya 15,5 persen saja. Sementara bawang putih harga naik 21,6 persen.

"Jadi ini memang cukup tinggi naiknya, memang kami harus segera mengendalikan harga bahan pangan bergejolak (volatile food) mulai dari bawang merah, bawang putih, tomat, dan buah-buahan," jelas dia.

Meski inflasi secara tahunan naik, namun Mirza tak khawatir karena inflasi tahunan hingga pekan kedua April masih di dalam rentang BI yakni, 3,5 persen plus minus 1 persen. Bahkan, ia memprediksi inflasi hingga akhir tahun, inflasi bisa jatuh di angka 3 hingga 3,2 persen.

"Dan angka 2,64 persen ini sebenarnya ada di batas bawah rentang inflasi BI," imbuhnya.

Pada Maret kemarin, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Maret sebesar 0,11 persen. Inflasi ini disebabkan oleh kenaikan harga bawang merah yang memberi andil inflasi 0,06 persen, bawang putih sebesar 0,04 persen, dan tarif tiket pesawat terbang sebesar 0,03 persen.

[Gambas:Video CNN] (glh/agt)