Dennies Christoper Jordan, Analis Artha Sekuritas mengatakan neraca perdagangan Maret 2019 melebihi perkiraan pasar. Bukan hanya kembali surplus, jumlahnya juga melonjak dibandingkan Februari 2019.
"Dari dalam negeri data neraca perdagangan mencatat surplus di atas ekspektasi pasar," ungkap Dennies dalam risetnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Respons positif pasar pun diramalkan berlanjut sampai hari ini. Terlebih, Dennies melihat kondisi global juga sedang kondusif.
Sebaliknya, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi memprediksi IHSG akan tertekan dari segi teknikal. Ia melihat pasar saham Indonesia masih berada dalam tren pelemahan.
"Sehingga kami prediksikan IHSG bergerak cenderung tertekan pada perdagangan selanjutnya dengan support resistance 6.390-6.442," papar Lanjar melalui risetnya.
RTI Infokom mencatat IHSG berhasil berbalik menguat 0,45 persen ke level 6.435 pada Senin (15/4). Sayangnya, mayoritas pelaku pasar asing justru menarik dananya, sehingga mereka tercatat jual bersih (net sell) sebesar Rp344,8 miliar di all market.
Sementara itu, bursa saham Wall Street hampir bergerak stagnan atau melemah tipis tadi malam. Dow Jones terpantau turun 0,1 persen, S&P500 0,06 persen, dan Nasdaq Composite 0,1 persen.
[Gambas:Video CNN] (aud/bir)