Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menilai minat pelaku pasar asing untuk berinvestasi di pasar modal dalam negeri tambah tinggi usai pemilihan presiden (pilpres) pada Rabu (17/4) lalu. Hal itu terlihat dari transaksi asing pada perdagangan Kamis (18/4) yang tembus hingga Rp1 triliun.
"Kondisi kepastian yang mulai terbentuk akan menjadi salah satu faktor pendorong untuk kembali naiknya IHSG hingga beberapa waktu mendatang," papar William melalui hasil risetnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari IHSG masih berpotensi menguat, rentang pergerakan hari ini 6.442-6.676," terang William.
"Mungkin akan positif hasilnya, tidak menaikkan karena The Fed juga masih menahan suku bunga acuannya," ucap Edbert.
Saat ini, suku bunga acuan BI berada di level 6 persen. Kemudian, The Fed masih mempertahankan suku bunganya di level 2,25-2,5 persen.
Ia sependapat dengan William bahwa IHSG akan kembali bergerak di zona hijau. Hanya saja, Edbert meramalkan penguatannya tak setinggi pekan lalu yang mencapai 1,58 persen.
"Sepekan mungkin bisa di level 6.450-6.550," jelas Edbert.
Informasi saja, IHSG berhasil kembali ke area 6.507 pada akhir pekan lalu. Mayoritas indeks sektoral, khususnya properti dan konstruksi naik signifikan sebesar 4,52 persen.
Pelaku pasar asing juga tercatat beli bersih (net buy) sepanjang pekan lalu sebesar Rp521,71 miliar. Sedangkan perdagangan Kamis (18/4) kemarin jumlahnya mencapai Rp1,42 triliun.
[Gambas:Video CNN] (aud/lav)