Bappenas Sebut Lowongan PNS Tak Cukup Ciptakan Pekerjaan

CNN Indonesia | Jumat, 26/04/2019 11:53 WIB
Bappenas Sebut Lowongan PNS Tak Cukup Ciptakan Pekerjaan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan lowongan PNS tak cukup ciptakan banyak lapangan kerja. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang P.S Brodjonegoro menilai pengurangan tingkat pengangguran dengan menciptakan lapangan kerja tidak cukup dilakukan hanya dengan membuka lowongan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Meski, program lowongan kerja sebagai PNS kerap dilakukan pemerintah secara berkala.

Menurut Bambang, lowongan PNS sejatinya tidak menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. Lowongan PNS hanya mengisi kembali posisi jabatan yang ditinggalkan pegawai sebelumnya karena alasan mengundurkan diri maupun pensiun.

"Jangan melakukan penciptaan lapangan kerja hanya dengan membuka lowongan PNS, itu hanya untuk menggantikan yang pensiun," ucap Bambang di kantornya, Kamis (25/4).


Pada tahun ini, pemerintah menargetkan tingkat pengangguran mendekati 5 persen. Sementara data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat pengangguran sebesar 5,34 persen pada Agustus 2018.


Tahun depan diharapkan pengangguran bisa ditekan ke bawah 5 persen. Lebih lanjut ia mengatakan penciptaan lapangan kerja yang mampu menurunkan tingkat pengangguran adalah dengan membangun industri.

Menurutnya, perkembangan ekonomi ke depan membutuhkan berbagai sumber pemenuhan kebutuhan masyarakat. Kebutuhan itu bisa dipenuhi dengan membangun industri.

"Dari sini akan ada lapangan kerja swasta," imbuhnya.

Sayangnya kata Bambang, membangun industri tak mudah dilakukan seperti membalikkan telapak tangan. Pemerintah dan swasta perlu modal banyak untuk mewujudkan mimpi tersebut.

[Gambas:Video CNN]

Menurutnya, satu-satunya cara untuk memenuhi kebutuhan modal adalah membuka pintu investasi selebar-lebarnya, entah bagi investor domestik maupun asing.

"Semakin banyak investasi, semakin banyak bisa menciptakan lapangan kerja," terangnya.

Bambang bilang bila investasi deras, maka pertumbuhan ekonomi dan pembangunan bisa didapatkan. Bersamaan dengan itu, tingkat kemiskinan dan pengangguran juga akan berkurang.

Kendati begitu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya sempat menyatakan bahwa pemerintah justru berharap kontribusi konsumsi dari para PNS. Harapan tersebut muncul karena pemerintah telah memberikan kenaikan gaji bagi para abdi negara, gaji ke-13, dan Tunjangan Hari Raya (THR).

"Termasuk yang kemarin (gaji) dirapel. Ini semua akan membawa momentum cukup tinggi untuk pertumbuhan, meskipun ada libur panjang biasanya akan mempengaruhi juga," katanya.

(uli/agt)