Faktor Teknikal akan Angkat Pergerakan IHSG

CNN Indonesia | Selasa, 30/04/2019 06:16 WIB
Faktor Teknikal akan Angkat Pergerakan IHSG Ilustrasi IHSG. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramalkan melanjutkan penguatannya pada Selasa (30/4) ini. Aksi tunggu pelaku pasar terhadap rilis data realisasi investasi di Indonesia per kuartal I 2019 diperkirakan akan menopang pergerakan IHSG.

Diketahui, data investasi akan diumumkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada Selasa ini. Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan jumlah penanaman modal asing (PMA) akan lebih mempengaruhi pergerakan IHSG.

Maklum, investasi asing sepanjang 2018 jeblok 8 persen dari Rp430,5 triliun menjadi Rp392,7 triliun.
"Secara teknikal pergerakan IHSG mengindikasikan potensi melanjutkan penguatan dalam jangka pendek," papar seperti dikutip dari risetnya, Selasa (30/4).


Selain rilis investasi dari BKPM, laju IHSG juga akan dipengaruhi data ekonomi Amerika Serikat (AS). Negeri Paman Sam itu akan segera merilis data kepercayaan konsumen.


Dennies melihat penguatan IHSG masih terbatas. Pergerakannya tak akan jauh dari area 6.400. 

"IHSG diprediksi menguat, support 6.359-6.393 resistance 6.444-6.461," terang Dennies.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi sependapat dengan Dennies. Ia memprediksi pasar saham dapat mempertahankan posisinya di teritori positif seperti perdagangan Senin (29/4) kemarin.

"Kami perkirakan IHSG masih akan bergerak melanjutkan penguatannya dengan support resistance 6.410-6.500," kata Lanjar melalui risetnya.

Beberapa saham yang bisa diperhatikan oleh pelaku pasar, di antaranya PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES).

[Gambas:Video CNN]

RTI Infokom mencatat IHSG menguat tipis 0,38 persen atau 24,81 poin ke level 6.425 pada Senin (29/4). Pelaku pasar asing kembali meramaikan perdagangan hingga mereka tercatat beli bersih (net buy) di all market sebesar Rp52,09 triliun.

Hal yang sama terjadi di bursa saham Wall Street tadi malam. Dow Jones terpantau menguat 0,04 persen, S&P500 0,11 persen, dan Nasdaq Composite 0,19 persen. (aud/agt)