Produksi minyak dan gas Shell turun dua persen menjadi 3,75 juta barel per hari. Sementara harga rata-rata minyak mentah sedikit lebih rendah dibandingkan dengan kuartal pertama tahun 2018.
"Shell telah membuat awal yang kuat hingga 2019. Kinerja keuangan yang konsisten di semua bisnis kami memberikan kepercayaan diri dalam memenuhi pandangan 2020 kami," kata CEO Shell Ben van Beurden dikutip dari AFP, Kamis (2/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Royal Dutch Shell hari ini melaporkan angka kuartal I 2019 yang jauh di atas perkiraan analis, dengan laba yang mendasari US$ 5,4 miliar," kata pialang saham Hargreaves Lansdown dalam sebuah catatan penelitian.
Sementara saingan Shell, BP pada hari Selasa mengumumkan laba bersih kuartal pertama sendiri melonjak hampir seperlima, karena kenaikan produksi dan biaya yang lebih rendah melampaui dampak dari melemahnya harga minyak dan gas.
[Gambas:Video CNN] (afp/agi)