BUJT Bakal Beri Diskon Tarif Tol saat Arus Mudik

CNN Indonesia | Selasa, 21/05/2019 19:04 WIB
BUJT Bakal Beri Diskon Tarif Tol saat Arus Mudik Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan seluruh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) sepakat memberi diskon pada periode mudik lebaran 2019. Persentase diskon diusulkan 10 persen, meski belum menjadi keputusan tetap.

"Untuk lebaran, kemarin, sudah disepakati oleh para BUJT untuk memberikan diskon," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam Rapat Dengar Pendapat RDP dengan Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Gedung DPRS, Selasa (21/5).

Basuki mengungkapkan diskon jalan tol menjadi salah satu instrumen untuk mengatur kepadatan jalan tol. Dengan diskon, pengguna jalan tol bisa disebar karena tertarik untuk memanfaatkan diskon yang akan diterima.


"Makanya lagi dicari waktu diberikannya, apakah pada saat peak (puncak arus mudik) atau untuk menggeser peak," ujarnya.


Terkait besaran diskon, Basuki menyerahkannya sesuai kesepakatan Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI). Namun,Basuki memperkirakan besarnya lebih dari 10 persen.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menambahkan pemberlakuan diskon tol tahun ini diarahkan untuk mengurangi kepadatan jalan tol pada puncak arus mudik dan balik.

Maka itu, diskon kemungkinan besar tidak diberlakukan pada puncak arus mudik yang jatuh pada 30 - 31 Mei 2019 maupun puncak arus balik yang diperkirakan jatuh pada 8-9 Juni 2019.

"Harapan kami mungkin diskon mudik pada 27,28, 29 Mei 2019 dan (diskon) baliknya pada 10,11,12 Juni 2019. Itu perkiraan kami ," ujar Danang.


Sebelumnya, Direktur Operasional II PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subekti Syukur mengungkapkan perseroan telah mengusulkan pemberian diskon sebesar 10 persen pada musim mudik tahun ini. Namun, usulan diskon tarif tol itu masih harus didiskusikan dengan BUJT lainnya.

"Tunggu saja. Biasanya kami kasih diskon di hari-hari puncak (mudik)," ujar Subekti pekan lalu.

[Gambas:Video CNN] (sfr/lav)