"(Pembayaran) belum. Ini masih sosialisasi," ujarnya ditemui sebelum Rapat Terbatas di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Kamis (16/5).
Yang pasti, ia mengatakan uang pergantian yang akan dibayarkan kontraktor nanti cukup menguntungkan masyarakat, termasuk dirinya, yang terkena gusur. Pun demikian, uang pergantian akan mengacu pada Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rumah itu berjarak sekitar 15 meter dari saluran Kalimalang. Sebagai kepala otoritas pembuatan jalan, Basuki mengaku merelakan penggusuran karena Right of Way (jarak bangunan yang berdiri di pinggir jalan) harus 24,7 meter. "Jadi, kena ini yang kuning," katanya.
Akhirnya, ia meminta kontraktor untuk tidak membelokkan jalur yang sudah dibuat. "Jangan dibelokkan, karena ini yang paling optimal. Fondasinya di pinggir saluran," terangnya.
[Gambas:Video CNN] (fra/bir)