Rumah Kena Gusur, Menteri PUPR Belum Dapat Uang 'Gusuran'

CNN Indonesia | Kamis, 16/05/2019 17:07 WIB
Rumah Kena Gusur, Menteri PUPR Belum Dapat Uang 'Gusuran' Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengaku rumahnya terkena gusur untuk pembangunan proyek jalan tol Becakayu. Namun, ia belum menerima uang 'gusuran'. (CNN Indonesia/Artho Viando).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku rumah pribadinya di Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, terkena gusur untuk pembangunan proyek jalan Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu). Namun begitu, ia belum mendapatkan uang 'gusuran' dari kontraktor proyek.

"(Pembayaran) belum. Ini masih sosialisasi," ujarnya ditemui sebelum Rapat Terbatas di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Kamis (16/5).

Yang pasti, ia mengatakan uang pergantian yang akan dibayarkan kontraktor nanti cukup menguntungkan masyarakat, termasuk dirinya, yang terkena gusur. Pun demikian, uang pergantian akan mengacu pada Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP).

Diketahui Basuki telah menempati rumah tersebut selama kurang lebih 29 tahun sejak tahun 1990-an. Rumah itu awalnya merupakan rumah dinas yang kemudian ia beli dari koceknya.


Rumah itu berjarak sekitar 15 meter dari saluran Kalimalang. Sebagai kepala otoritas pembuatan jalan, Basuki mengaku merelakan penggusuran karena Right of Way (jarak bangunan yang berdiri di pinggir jalan) harus 24,7 meter. "Jadi, kena ini yang kuning," katanya.

Namun, sebelum itu pelaksana proyek sempat urung menyampaikan bahwa rumah Basuki akan terkena gusur. "Ini kok lama banget, kenapa? Ternyata pada tidak berani ngomong," imbuh dia.

Akhirnya, ia meminta kontraktor untuk tidak membelokkan jalur yang sudah dibuat. "Jangan dibelokkan, karena ini yang paling optimal. Fondasinya di pinggir saluran," terangnya.

[Gambas:Video CNN]


(fra/bir)