Pertamina Amankan Pasokan LPG, Jaga Harga saat Lebaran

CNN Indonesia | Selasa, 28/05/2019 19:33 WIB
Pertamina Amankan Pasokan LPG, Jaga Harga saat Lebaran Ilustrasi LPG. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Pertamina (Persero) menyiapkan strategi untuk mencegah terjadinya kelangkaan Liquified Petroleum Gas (LPG) di pasar pada periode libur Lebaran 2019 (H-7 hingga H+7). Antisipasi kelangkaan dilakukan agar tidak ada oknum yang mengambil untung dengan menimbun dan mematok harga jual di atas ketentuan.

Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas'ud Khamid mengungkapkan peningkatan konsumsi LPG selama periode libur lebaran rata-rata 8 persen dibandingkan kondisi normal. Kenaikan konsumsi diperkirakan terkonsentrasi di daerah tujuan wisata, dengan perkiraan mayoritas di Jawa Tengah dengan proyeksi kenaikan berkisar 15 hingga 20 persen.

Langkah yang diambil perseroan untuk menjamin ketersediaan LPG adalah menyiapkan 34 ribu pangkalan siaga untuk memasok kebutuhan LPG dari total 160 ribu pangkalan LPG yang beroperasi. Pangkalan ini akan diarahkan untuk melakukan operasi pasar jika suatu daerah disinyalir mengalami kekurangan pasokan.


"Pangkalan ini setiap saat akan bergerak saat ada info indikasi kelangkaan (LPG)," ujar Mas'ud di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang Jakarta, Selasa (28/5).


Masyarakat bisa berpartisipasi dengan melaporkan indikasi kelangkaan melalui hotline 135. Setelah mendapatkan laporan, perseroan akan menindaklanjuti dengan mengarahkan pangkalan untuk menambah pasokan. Setiap pangkalan bisa menyalurkan hingga 2.500 tabung per hari.

Mas'ud berharap kesiagaan perseroan untuk mengguyur pasar akan memperkecil peluang oknum untuk menciptakan kelangkaan dan menaikkan harga jual.

Perseroan juga menyiapkan tiga kapal pengangkut LPG yang sudah berada di perairan Indonesia dan siap merapat jika pasokan LPG Pertamina di darat kurang. Sebagai catatan, saat ini, sebagian besar produk LPG perseroan masih dipasok dari luar negeri.


"Suatu saat kondisi mendesak, kapal merapat," ujarnya.

Di tempat yang sama, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengungkapkan pasokan LPG nasional masih aman.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, stok LPG nasional untuk periode Hari Raya Idul Fitri 1440 H mencapai 385.026 Metrik Ton (MT) atau tahan untuk 19 hari.

"Insya Allah cukup untuk antisipasi selama lebaran ini," ujarnya.

[Gambas:Video CNN] (sfr/lav)