Dua SPBU di Tanah Abang Sempat Tutup Akibat Kerusuhan 22 Mei

CNN Indonesia | Kamis, 23/05/2019 15:56 WIB
Dua SPBU di Tanah Abang Sempat Tutup Akibat Kerusuhan 22 Mei Ilustrasi SPBU. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) III mengimbau warga di sejumlah titik aksi 22 Mei di Jakarta untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) secara wajar dan sesuai kebutuhan. Perseroan menjamin ketersediaan stok BBM dan Liquified Petroleum Gas (LPG) di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR III Dewi Sri Utami mengungkapkan kemarin dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di sekitar Tanah Abang dan Petamburan, Jakarta memang sempat tidak beroperasi sementara, yaitu SPBU 34.11103 di Jl KS Tubun dan SPBU 34.10203 di Jl KH Mas Mansyur.

Penutupan operasi dilakukan karena akses jalan ditutup dan untuk pengamanan sarana dan fasilitas (sarfas). Hingga pukul 13.30 siang ini, baru SPBU KS Tubun di area Petamburan yang beroperasi.


Kendati demikian, operator SPBU Mas Mansur tetap berada di lokasi (standby) apabila sewaktu-waktu akses jalan dibuka kembali.


Selain itu, stok di SPBU lain yang berada di sekitar wilayah tersebut masih mencukupi dan dapat menjadi alternatif masyarakat untuk memenuhi kebutuhan BBM-nya. Misalnya, meski SPBU Mas Mansur belum beroperasi, bagi pelanggan di sekitar Tanah Abang dapat membeli BBM di SPBU COCO 31.10202 di Jl Abdul Muis, SPBU 31.10304 di Jl Theresia dan 34.10205 di Cideng.

"SPBU alternatif beroperasi normal dan kondisi stok dalam jumlah aman," ujar Dewi dalam keterangan resmi dikutip CNNIndonesia.com, Kamis (23/5).

Selanjutnya, perseroan akan terus memantau kondisi di lapangan dengan intensif. Koordinasi dengan aparat kepolisian dan TNI juga akan terus dilakukan.

Dewi mengingatkan standar pengamanan obyek vital nasional (obvitnas) merupakan keputusan tingkat level pengamanan khusus, termasuk personal dan peralatan yang dikerahkan. Adapun keputusan pengamanan khusus menjadi kewenangan kepolisian.

[Gambas:Video CNN] (sfr/agt)