Masjid yang diresmikan pada bulan Juni 2016 itu ditujukan memudahkan para karyawannya untuk menunaikan salat lima waktu.
"Untuk kegiatan selama bulan Ramadan, kita usahakan setiap hari Jumat itu paling tidak seminggu sekali kami adakan buka bersama di Masjid Baabul Munawwar," ujar salah seorang karyawan Budi Sutrisna, dalam keterangan tertulis, Selasa (28/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karyawan yang aktif mengikuti kegiatan di masjid kebanyakan berasal dari bagian operasi tambang bawah tanah seperti mekanik, konstruksi, operator, elektrik, instrumen dan lainnya.
Setelah itu, mereka akan kembali ke posnya masing-masing untuk kemudian berkumpul kembali di masjid dan menunaikan salat Isya serta Tarawih.
"Di sela waktu antara magrib dan isya, para karyawan biasanya mengikuti safety meeting di bagiannya masing-masing," ungkapnya.
Khusus di hari Jumat, pihak pengurus masjid juga mendatangkan penceramah dari Yayasan Masyarakat Muslim (YMM).
Ditemui di tempat terpisah, Vice President, Coorporate Communication dari PT Freeport Indonesia Riza Pratama mengatakan pendirian masjid itu sebagai bentuk komitmen perusahaan atas kehidupan beragama para karyawannya.
Sebagai perusahaan dengan jumlah karyawan mencapai lebih dari 28 ribu personel, PT Freeport tentunya menjadi rumah bagi banyak individu dengan keyakinan yang berbeda.
"Karena itulah pada bulan yang suci ini, kami juga memastikan para karyawan kami yang beragama Islam untuk dapat menjalankan ibadah dengan maksimal," kata Riza. (inalum/asa)